Rabu, 05 Desember 2012
8 SYARAT PAKAIAN WANITA MUSLIMAH
1. Menutup semua anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan
2. Pakaian tidak dijadikan sebagai perhiasan yang menarik perhatian orang lain
وَقُل لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ
جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَآئِهِنَّ أَوْ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَآئِهِنَّ أَوْ أَبْنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ أَخَوٰتِهِنَّ أَوْ نِسَآئِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمٰنُهُنَّ أَوِ التّٰبِعِينَ غَيْرِ أُو۟لِى الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا۟ عَلَىٰ عَوْرٰتِ النِّسَآءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوٓا۟ إِلَى اللَّـهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿النور:٣١﴾
Katakanlah pada kaum mukmin perempuan agar memejamkan (menundukkan) pandangannya dan menjaga farjinya (kemaluan) dan tidak menampakkan perhiasannya (aurat atau perhiasan) kecuali apa-apa yang (biasa) tanpak darinya dan supaya menutupkan kerudung atas dadanya...
[Tafsir Ibnu Katsir]
Al-'Amash meriwayatkan dari Said bin Jubair dari Ibni Abbas: "Dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali apa-apa yang nampak darinya", Ibnu Abas menegaskan: "Wajah dan telapak tangan dan cincinnya..."
3. Pakaian tidak transparan
'Aisyah r.a meriwayatkan bahwa Asma' binta Abu Bakr masuk melewati Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Ia (Asma') mengenakan pakaian yang transparan maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpaling darinya dan bersabda "Wahai Asma' sesungguhnya seorang perempuan ketika telah haid (baligh) tidak pantas jika diperlihatkan darinya kecuali ini dan itu dan nabi istarah pada wajah dan telapak tangannya" HR. Hakim
4. Tidak ketat dan tidak menonjolkan bentuk tubuhnya
Sesungguhnya ayah Ibnu Asamah meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberinya hadiah pakaian "Kubtiyah" yang tebal yang merupakan hadiah dari raja "Dihyah Al-Kalbi" maka ayah memakaikan pakaian tersebut pada istriku. Maka beliau bertanya kepadaku "Mengapa engkau tidak memakai pakaian "Kubtiyah"? Aku menjawab "Wahai Rasulullah, saya memakaikan pakaian tersebut pada istriku. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda padaku "Perintahlah istrimu untuk menambahkan dibawahnya rangkapan, sesungguhnya aku (nabi) kuatir jika terlihat ukuran tulangnya (bentuk tubuhnya)" HR. Ahmad
5. Pakaian tidak berbau wangi atau parfum
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Manakah perempuan yang memakai parfum maka lewat pada kaum agar mencium baunya maka ia (dihukumi) sudah berzina" HR. Hakim
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda “Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” HR. Ahmad : 4/418
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda “Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid (dengan tujuan) agar wanginya tercium orang lain maka shalatnya tidak diterima sehingga ia mandi sebagaimana mandi jinabat” HR. Ahmad : 2/444
6. Tidak mengenakan pakaian laki-laki
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaknati laki-laki yang memakai pakaian perempuan dan perempuan yang memakai pakaian laki-laki". HR. Bukhari Fathul Bari : 10/332
7. Tidak mengikuti trend pakaian orang kafir
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu'anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengabarkan bakal munculnya pakaian seperti ini di akhir zaman, beliau shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: “Dua (jenis manusia) dari ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang yaitu ; kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya, dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi talanjang, berjalan dengan menggoyang-goyang pundaknya dan berlenggak lenggok, kepala mereka seperti punuk onta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi surga telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian” HR. Muslim : 3/1680
8. Tidak mengenakan pakaian untuk menjadi terkenal
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Barangsiapa mengenakan pakaian dengan niat ingin terkenal maka Allah memberinya pakaian hina pada hari kiamat kemudian membara dalam neraka"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar